Apa itu botol PET?


PET adalah singkatan dari Polyethylene Terephthalate, plastik yang sangat serbaguna dan canggih.

PET adalah singkatan dari Polyethylene Terephthalate, plastik yang sangat serbaguna dan canggih. Untuk alasan ekonomi dan keamanan yang masuk akal, plastik digunakan untuk membuat wadah paling umum di pasar minuman ringan saat ini, yaitu botol plastik.

Digunakan untuk kemasan minuman ringan berkarbonasi, air kemasan, susu, jus, minuman olahraga dan energi, toples, punnets, bak dan nampan untuk makanan, botol untuk rumah tangga, produk perawatan pribadi dan farmasi, dan lembaran dan film untuk kemasan, PET adalah jenis plastik berlabel kode # 1 di atas atau di dekat dasar botol dan wadah.

Terbuat dari apakah botol PET itu?

PET kadang-kadang disebut poliester dan dibuat dari mono-etilen glikol (MEG) dan asam tereftalat yang dimurnikan (PTA), yang berasal dari minyak mentah dan gas alam. Kedua turunan minyak mentah ini direaksikan di bawah sekumpulan kondisi terkontrol untuk membentuk polimer. Kemudian, dalam bentuk seperti madu, polimer ini diekstrusi melalui pelat cetakan

Mengapa PET?

 

PET diakui secara global sebagai bahan kemasan yang aman dan dapat didaur ulang untuk produk makanan dan non-makanan. Kemasan PET dipilih untuk berbagai macam aplikasi karena aman, kuat, tahan pecah dan secara kimiawi 100% dapat didaur ulang menjadi produk PET yang sama (serat dan botol).
Produsen menggunakan PET untuk mengemas produk karena kekuatan, stabilitas termo, dan transparansinya. Bahan ini juga ringan dan dapat mengurangi biaya dan emisi karbon yang berkaitan dengan transportasi. Pengecer menggunakan PET karena mempromosikan visibilitas produk yang tinggi: bobotnya yang ringan memudahkan penumpukan rak, dan kualitas anti pecahnya memastikan keamanan, integritas produk, dan pengurangan kerusakan. Konsumen memilih PET karena portabel, ringan, dapat ditutup kembali untuk hidrasi saat bepergian yang efisien, 100% aman, dan 100% dapat didaur ulang.
Dari perspektif lingkungan, dua poin adalah yang paling penting:

* PET adalah polimer kemasan yang paling banyak didaur ulang di rak
* Berat kemasan PET telah berkurang lebih dari 30%

selama 10 tahun terakhir. Kami sering ditanya mengapa kami mempromosikan paket plastik yang dapat didaur ulang daripada yang dapat terurai secara hayati. Jawabannya sederhana: karena menurut pandangan kami, lebih masuk akal dari sudut pandang lingkungan dan ekonomi untuk menangkap bahan mentah dan energi yang terkandung dalam botol plastik dan menggunakannya berulang kali, alih-alih kehilangannya saat terdegradasi.

Apakah PET aman?

Ada banyak kebingungan tentang keamanan PET setelah muncul kekhawatiran tentang keamanan berbagai jenis plastik, yaitu produk polikarbonat yang mengandung bisphenol A (BPA) yang paling sering digunakan untuk membuat wadah kaku dan perangkat elektronik yang dapat digunakan kembali. Tidak ada hubungan antara plastik PET dan BPA.
BPA tidak digunakan dalam produksi bahan PET, juga tidak digunakan sebagai bahan penyusun kimia untuk bahan yang digunakan dalam pembuatan PET.
Phthalates (diucapkan Tha-lates) adalah kelas bahan kimia yang mencakup tiga himpunan bagian, masing-masing dengan sifat yang berbeda. Polyethylene terephthalate (PET) termasuk dalam salah satu subset phthalate ini, tetapi bukan yang paling sering dikaitkan dengan istilah tersebut. Orthophthalate adalah bagian phthalate yang paling sering direferensikan dan dibahas dalam literatur populer dan di situs internet dan yang telah menjadi subyek pers negatif. Sering digunakan untuk membuat berbagai plastik lebih fleksibel, ftalat jenis ini disebut juga dengan plasticizer. PET tidak mengandung plasticizer atau orthophthalates. Pemlastis tidak pernah menggantikan tereftalat yang digunakan di pabrik PET, dan keduanya juga tidak pernah dicampur.
Penelitian saat ini menunjukkan bahwa PET tidak mengandung atau melarutkan bahan kimia seperti estrogen seperti BPA atau pengganggu endokrin lainnya.

id_IDIndonesian